Life & Leisure

Steps of life to be remembered

Serabut

leave a comment »


I hav to choose. I hav too. No choice.

Tapi, di telan mati emak, di muntah mati bapa~! Seriously, im in deep shit. To choose two directions. Both of them i love to comfy with. Please give me time. Ya Allah, berikahlah aku petunjuk-Mu..

Penah tengok air ballon dalam kotak berisi pinggan kaca? sekarang mungkin dah tak pakai sebab orang pakai span/polistrin. Plastic jernis, ada belon2 udara. Geram bila tengok. Tgk tanpa sentuh jadi serabut. Nak picit2 bagi letup. Ya Allah, berikahlah aku petunjuk-Mu..

Argh, macammana nak cerita keserabutan aku pun aku dah tak tau. Haish. But still im am a normal person~! Think wisely. Ya Allah, berikahlah aku petunjuk-Mu..

I hate this situation. I dont know which one to choose. Ya Allah, berikahlah aku petunjuk-Mu..

I so busy rite now. But still i cant imagine and dont want to know what will happened in the next seconds. Every ticks is my precious time. Still hoping it will solves happily. Ya Allah, berikahlah aku petunjuk-Mu..

Still dont know how to solve it~ Just one thing that always come in my mind: “Ya Allah, berikahlah aku petunjuk-Mu..”

Tuhanku, aku adalah orang yang bodoh di saat aku tahu, maka bagaimanakah aku tidak sangat bodoh di saat tidak tahu.

TeMMoN~

Renungan bersama:

Pada suatu ketika, seorang lelaki telah mendatangi sahabat , Abdullah bin Mas’ud r.a dan berkata : “Wahai Ibn Mas’ud, nasihatilah aku dengan sesuatu yang dapat meredakan kegelisahanku. Buat masa ini, jiwaku tidak tenteram , fikiranku kusut musut, tidurku tidak nyenyak dan seleraku tiada.” Abdullah bin Mas’ud r.a telah menjawab : “Bawalah hatimu mengunjungi tiga tempat..Pertama , ke tempat orang sedang membaca Al Quran tidak kira sama ada kamu ikut membacanya atau kamu sekadar mendengar pembacaan orang lain. Kedua, kamu menghadiri majlis pengajian yang mengingatkan kamu kepada Allah dan ketiga kamu mencari satu waktu yang sunyi, contohnya di waktu malam, dan ketika itu kamu bangun melaksanakan ibadah kepada Allah serta memohon kepadaNya agar diberikan ketenangan dan kedamaian hati kepadamu. Jika selepas melakukan kesemua ini, jiwamu masih juga tidak tenteram, mintalah dengan Allah agar digantikan hatimu dengan yang lain kerana hati yang kamu miliki sekarang ini bukannya milikmu.”

Lelaki itupun kembali ke rumahnya dan terus mengambil wuduk dan membaca Al Quran dengan penuh Khusyuk. Selesai membaca Al Quran, didapati jiwanya telah berubah menjadi tenang, fikirannya menjadi jernih dan kegelisahan yang dialami selama ini terus hilang .

Written by aizat84

July 21, 2008 at 7:15 pm

Posted in Life, Muhasabah Diri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: